Welcome to our website

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. ed ut perspiciatis unde omnis iste.

Kamis, 18 April 2013

Motivasi Menjadi Pengusaha Sukses (Bab 4)

motivasi menjadi pengusaha sukses






Mengalahkan mitos 
Prestasi didapatkan dari proses belajar dan kerja keras yang didorong oleh motivasi diri yang kuat untuk meraih kesuksesan

Mitos : wirausaha merupakan bakat dan keturunan
Banyak orang menganggap bakat dan keturunan merupakan satu-satunya faktor untuk menjadi wirausaha. Keyataannya banyak pengusaha dapat meraih kesuksesan yang diawali oleh adanya keterpaksaan dan kondisi hidup yang sulit.

 Mitos: pengusaha adalah pelaku bukan pemikir
Pegusaha merupakan pelaku dan pemikir, memikirkan untuk mencapai kesuksesan.

  Mitos: wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk
Sebenernya karakteristik wirausaha dapat diciptakan asalkan ada kemauan

Mitos: pengusaha adalah selalu sebagai investor
Pendapat tersebut benar tetapi akan menjadi salah jika hal tersebut dianggap satu-satunya, sebab seorang investor juga harus memiliki prilaku yang inovatif

Mitos: pengusaha membutuhkan keberuntungan
Keberuntungan terjadi ketika sudah dilakukan persiapan untuk menemukan peluang. Pengusaha disiapkan untuk menangkap peluang.

Mitos: pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal
Pengusaha yang sukses selalu membangun bisnisnya dengan jatuh bangun dan banyak yang mengalami kegagalan, ini hal yang wajar bila pengusaha mengalami kegagalan terlebih dahulu sebelum meraih kesuksesan.


 Mitos :pengusaha adalah sama seperti penjudi
Pengusaha mendapatkan keuntungan atau kesuksesan dari menghitung resiko. Pengusaha akan berhasil bila mengawali usahanya dengan kerja keras melalui perencanaan dan persiapan yang matang untuk memperkecil resiko.

Mengubah pola pikir 
Menurut McGrath dan MacMillan dan rambat, lima karakteristik yang umumnya dimiliki pengusaha adalah :
1. pengusaha sangat bersemangat dalam melihat atau mencari peluang-peluang baru
2. pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat.
3. pengusaha hanya mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang lain yang belum jelas.
4. pengusaha berfokus pada pelaksanaan.
5. pengusaha mengikutsertakan energy setiap orang yang berada dalam jangkauan mereka.

Motivasi berprestasi
Ciri-ciri pribadi wirausaha yang berhasil adalah :
o   berorientasi pada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko untuk mengejar tujuan.
o   dapat mendayagunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki dan mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada.
o   mempunyai prilaku yang agresif dalam mengejar tujuan dan berorientasi pada tujuan dan hasil.
o   mau belajar dari pengalaman.
memupuk dan mengembangkan pribadi unggul secara terus-menerus.


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat , Jakarta  (Universitas Mercu Buana)  

Menerapkan Sikap Mental Bisnis Orang Cina (Bab 3)

mengembangkan sikap mental bisnis orang cina





1.falsafah dan budaya bisnis cina
      berikut ini adalah falsafah bisnis orang cina :
     - untuk mencapaii sukses orang cina harus berdagang
     - berdagang dapat dijadikan sebagai hobi tetapi bukan untuk mengisi waktu luang
     - pengalaman berdagang diberikan kepada anak cucu
     - keuntungan yang diperoleh sebaiknya tidak diperbelanjakan
     - suka perdagangan yang memberikan keuntungan jangka panjang
     - pedagang yang jatuh akan merasa sakit, namun yang sakit itulah yang akan merasa bangkit

   berikut adalah budaya bisnis orang cina :
     - orang cina rela bangun pagi dan terus bekerja sampai malam untuk mencapai keberhasilan
     - berpikir cepat dalam niat berdagang
     - kegagalan pertama tidap melunturkan semangat
     - menetapkan tujuan jangka panjang dalam berdagang
     - budaya dagang cina mengutamakan hal penting, siapa cepat dia dapat

2. sistem dan seni bisnis cina
   1. orang cina mengizinkan pelanggannya membuat pilihan sendiri tanpa ada tekanan dari pemilik
   2. dalam wirausaha diperlukan adanya kecermatan atau ketelitian yang tinggi dan sikap fleksibel
   3.seni berdagang cina menggunakan prinsip win-win solution
   4. pengusaha harus rajin bekerja ,ramah , dan menjadikan pelanggan sebagai sahabat dekat
   5. pengusaha harus memiliki daya tahan ,mental ,dan jiwa yang kuat

3. etika keberhasilan orang cina
     - melarang cara cara kotor untuk menjatuhkan orang lain
     - pedagang dilarang menganggu dan menjelek-jelekan kegiatan perdagangan orang lain
     - pedagang tidak boleh terlalu kaku, namun perlu memperbolehkan proses tawar menawar

4. cara bisnis orang cina
- untuk dapat menjadi pedagang sukses harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan
- tidak boleh pelit dalam memuaskan hati para pelanggan
- bekerja minimal 18 per hari
- harus beradaptasi dalam kondisi yang ada
- tempat usaha harus mudah diakses dan haruss menarik minat konsumen
- harus mengikuti pola pikir / minat konsumen
- bekerja sendiri supaya dapat mandiri
- citra dibentuk dengan pelayanan yang diberikan
- lebih suka memperkejakan sanak saudara untuk membantu penjualan
- akan merasa rendah diri jika merasa gagal hidup
- sebagian keuntungan harus disimpan untuk mengembangkan kegiatan tersebut



Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat , Jakarta  (Universitas Mercu Buana)  

Kamis, 04 April 2013

kisah sukses (Chairul Tanjung)


Chairul Tanjung dikenal sebagai pengusaha yang agresif, ekspansi usahanya merambah segala bidang, mulai perbankan dengan bendera Bank Mega Group, pertelivisian Trans TV dan Trans 7, hotel dengan bendera The Trans, di bidang supermarket, CT (panggilan akrab Chairul Tanjung) mengakuisisi Carrefour, pesawat terbang, hingga bisnis hiburan TRANS STUDIO, dan bisnis lainnya.
 
Riwayat kehidupan CT kecil bisa dikatakan terlahir dari keluarga cukup berada kala itu. Dia mempunyai enam saudara kandung. A.G. Tanjung, ayahnya, adalah mantan wartawan pada era Orde Lama dan pernah menerbitkan surat kabar dengan oplah kecil.

Namun, ketika terjadi pergantian era pemerintahan, usaha ayahnya itu tutup karena ayahnya mempunyai pemikiran yang berseberangan dengan penguasa politik saat itu. Keadaan tersebut memaksa kedua orang tuanya menjual rumah dan harus rela menjalani hidup seadanya. Mereka pun kemudian menyewa sebuah losmen dengan kamar-kamar yang sempit.

Kondisi ekonomi keluarganya yang sulit membuat orang tuanya tidak sanggup membayar uang kuliah Chairul yang waktu itu hanya sebesar Rp75.000. “Tahun 1981 saya diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI). Uang masuk ini dan itu total Rp75.000. Tanpa saya ketahui, secara diam-diam ibu menggadaikan kain halusnya ke pegadaian untuk membayar uang kuliah,” katanya lirih.

Melihat pengorbanan sang ibu, ia lalu berjanji tidak ingin terus-menerus menjadi beban orang tua. Sejak saat itu, ia tidak akan meminta uang lagi kepada orang tuanya. Ia bertekad akan mencari akal bagaimana caranya bisa membiayai hidup dan kuliah.

CT pria kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 pada awalnya memulai bisnis kecil-kecilan. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya – yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman – usaha itu bangkrut.

Memang terbilang terjal jalan yang harus ditempuh Chairul Tanjung sebelum menjadi orang sukses seperti sekarang ini. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis telah memuluskan perjalanan bisnisnya. Salah satu kunci sukses dia adalah tidak tanggung-tanggung dalam melangkah.

Menurut penuturan Chairul, gedung tua Fakultas Kedokteran UI dulu belum menggunakan lift. Dari lantai satu hingga lantai empat masih menggunakan tangga. Lewat ruang kosong di bawah tangga ini, Chairul muda melihat peluang yang bisa dimanfaatkannya untuk menghasilkan uang.

“Nah, kebetulan ada ruang kosong di bawah tangga. Saya lalu berpikir untuk bisa memanfaatkannya sebagai tempat fotokopi. Tapi, masalahnya, saya tidak mempunyai mesin fotokopi. Uang untuk membeli mesin fotokopi pun tidak ada,” tuturnya.

Dia pun lantas mencari akal dengan mengundang penyandang dana untuk menyediakan mesin fotokopi dan membayar sewa tempat. Waktu itu ia hanya mendapat upah dari usaha foto kopi sebesar Rp2,5 per lembar. “Sedikit ya. Tapi, karena itu daerah kampus, dalam hal ini mahasiswa banyak yang fotokopi, maka jadilah keuntungan saya lumayan besar,” katanya sambil melempar senyum.

Tidak hanya sampai di situ, ia pun terus berusaha mengasah kemampuannya dalam berbisnis. Usaha lain, seperti usaha stiker, pembuatan kaos, buku kuliah stensilan, hingga penjualan buku bekas dicobanya. Usai menyelesaikan kuliah, Chairul memberanikan diri menyewa kios di daerah Senen, Jakarta Pusat, dengan harga sewa Rp1 juta per tahun.

Kios kecil itu dimanfaatkannya untuk membuka CV yang bergerak di bidang penjualan alat-alat kedokteran gigi. Sayang, usaha tersebut tidak berlangsung lama karena kios tempat usahanya lebih sering dijadikan tempat berkumpul teman-temannya sesama aktivis. “Yang nongkrong lebih banyak ketimbang yang beli,” kata mahasiswa teladan tingkat nasional 1984-1985 ini.

Selang berapa tahun, ia mencoba bangkit dan melangkah lagi dengan menggandeng dua temannya mendirikan PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu.

 
Ia mendapatkan kredit ringan dari Bank Exim sebesar Rp150 juta. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis membuat sepatu produksinya mendapat pesanan sebanyak 160.000 pasang dari pengusaha Italia.

Bisnisnya terus berkembang. Ia mulai mencoba merambah ke industri genting, sandal, dan properti. Namun, di tengah usahanya yang sedang merambat naik, tiba-tiba dia terbentur perbedaan visi dengan kedua rekannya. Ia pun memutuskan memilih mundur dan menjalankan sendiri usahanya.

Memang tidak jaminan, seseorang yang berkarier sesuai dengan latar belakang pendidikannya akan sukses. Kenyataannya tidak sedikit yang berhasil justru setelah mereka keluar dari jalur.

“Modal dalam usaha memang penting, tapi mendapatkan mitra kerja yang andal adalah segalanya. Membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas dalam menjalankan bisnis,” ujar Chairul Tanjung yang lebih memilih menjadi seorang pengusaha ketimbang seorang dokter gigi biasa.

Dan pilihannya untuk menjadi pengusaha menempatkan CT sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Kini Grup Para mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Aanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Langkah ekspansi selanjutnya adalah mendirikan perusahaan patungan dengan mantan wapres Jusuf Kalla membentuk taman wisata terbesar “TRANS STUDIO” di Makassar, untuk menyaingi keberadaan Universal Studio yang ada di Singapura. Taman hiburan dalam ruangan terbesar di Indonesia inipun sekarang telah merambah kota Bandung, dan sebentar lagi kota-kota besar di Indonesia lainnya.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.

Berkat kesuksesannya itu Majalah Warta Ekonomi menganugerahi Pria Berdarah Minang/Padang sebagai salah seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di tahun 2005 dan Dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes dengan total kekayaan $1 Miliar.

Kamis, 21 Maret 2013

Persiapan pribadi pengusaha muda (BAB 2)



1. Mempersiapkan Diri untuk menjadi pengusaha muda
     
 Keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha. Membangun kepribadian merupakan hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah usaha. Kepribadian yang matang memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri, memahami perubahan sikap mental, dan menyesuaikan diri dengan orang lain.
berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:
       a. Mengenal diri sendiri
          1. mengenal karakter pribadi
              untuk menjadi sukses ,seoramg pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter                                              
              pribadi yang bermotivasi tinggi,suka mencari rintangan, dan tidak putus asa.
          2. mengenal bakat dan kemampuan
              usaha yang berhasil biasanya terkait dengan mutu barang dan jasa yang dihasilkan
      b. Mempersiapkan perubahan sikap mental
          1. siap menghadapi ketidakpastian
          2. siap mengatakan "bisa"
          3. siap bekerja keras, tekun ,dan sabar
          4. berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi
   

 2. Mempersiapkan ketrampilan pegusaha muda

   
untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa ketrampilan softskills yang        
     harus dikuasai ,yaitu:
       a. menjaga reputasi
           reputasi yang baik merupakan modal utama bagi seorang pengusaha muda
       b. kemampuan membangun jaringan
           ada beberapa cara dalam membangun jaringan yaitu:
            1. menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat
            2. menjadi anak gaul
            3. buat kartu nama yang menarik dan spesifik dan diberi ke teman baru
            4. tawarkan persahabatan yang tulus
       c. naluri mengenali peluang usaha
           beberapa hal ysng dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan naluri mengenali peluang  
           usaha adalah :
            1. menentukan arah usaha dan minat
            2. menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi sekitar
            3. menerapkan manajemen informasi
      d. kemampuan persuasi dan negosiasi
          untuk meningkatkan kemampuan persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal,
          yaitu:
          1. itikad untuk mencapai win-win solution
          2. mempersiapkan diri sebelum negosiasi
          3. meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi
          4. sikap profesional


3. Membangun usaha saat muda

   Ada beberapa alasan mengapa usaha di saat muda perlu dikembangkan, yaitu :

a.) Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
  1. Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 sampai 25 tahun pada umumnya mempunyai semangat besar untuk meraih mimpinya
  2. Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
  3. Daya nalar dan sistematika berfikir yang cukup baik.
  4. Kemampuan fisik yang prima
  5. Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi
b.) Adanya peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
  1. Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan setelah lulus dan bekerja ataupun menikah
  2. Banyak peluang dan usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
  3. Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
  4. Rasa kesetiakawanan dalam almamater terbilang cukup tinggi.
4. Merealisasikan mimpi menjadi kenyataan 
 Setiap orang seharusnya memang mempunyai mimpi, namun sekedar mimpi dan angan-angan tanpa adanya tindakan dan langkah-langkah nyata untuk mencapainya justru akan menimbulkan frustasi dalam kehidupan

  Ada beberapa hal mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi pengusaha : 

  • Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
  • Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
  • Berpotensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
  • Idealisme mengurangi pengangguran.

Ada beberapa hal yang di perhatikan agar apa yang di impikan dapat tercapai :
  • Mengubah impian menjadi visi
    Visi adalah impian yang ingin kita capai dalam waktu tertentu.
  • Menyusun rencana strategi
    Rencana strategis menyangkut rencana mencapai tujuan dalam kurun waktu tertentu.
  • Menetapkan rencana jangka pendek
    Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
    1.) Specific, merupakan target yang harus dijabarkan secara jelas dan tidak bermakna ganda.
    2.) Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas
    3.) Achievable, merupakan target yang dapat dicapai dengan realistis
    4.) Reasonable, merupakan penetapan target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai
    5.) Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
  • Melaksanakan Usaha
    Perlu dibuatnya rencana operasi, yaitu membuat struktur organisasi, menentukan pekerjaan, hak dan tanggung jawab setiap orang dengan jelas, serta melaksanakan pengawasan atas jalannya pekerjaan.



    Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat , Jakarta  (Universitas Mercu Buana)  

konsepsi dasar kewirausahaan (bab1)





Banyak sekali keuntungan yang didapat jika memilih menjadi wirausahawan .Beberapa peluang sebagai keuntungan yang diberikan dorongan kuat seseorang untuk berwirausaha adalah sebagai berikut
Keuntungan menjadi wirausahawan

  • Mempunyai kebebasan mencaapai tujuan yang dikehendaki  
  • Mempunyai kesempatan untuk menunjukan kemampuan dan potensi diri secara penuh
  • Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal 
  • Terbuka kesempatan untuk melakukan perubahan
  • Terbuka peluan untuk membantu masyarakat dalam menciptakan kesempatan kerja
  • terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapat pengakuan atau usaha mereka              


Ciri dan sikap wirausahawan

  • Percaya diri
  • berorientasi pada tugas dan hasil
  • berani mengambil resiko
  • kepemimpinan 
  • keorisinalan
  • berorientasi pada masa depan
Berdasarkan ciri-ciri wirausahawan diatas , dapat kita identifikasi sikap seorang wirausaha yang dapat dilihat dari kegiatannya sehari-hari sebagai berikut :
  • disiplin
  • komitmen tinggi
  • jujur
  • kreatif dan inovatif
  • mandiri
  • realistis
Asas pokok untuk membangun kewirausahaan di indonesia sebagai berikut :

  • Kemauan kuat untuk berkarya dan semangat mandiri
  • mampu membuat keputusan yang tepat dan berani mengambil resiko
  • kreatif dan inovatif
  • tekun,teliti,dan produktif
  • berkarya dengan semangat kebersamaan dengan etika bisnis yang sehat


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat , Jakarta  (Universitas Mercu Buana)  

Konsepsi Dasar Kewirausahaan (BAB 1)

 

     Di indonesia masih membutuhkan banyak wirausaha baru, karena tingkat pengangguran di setiap jenjang pendidikan sudah semakin parah, dan perlu segera dicari permasalahannya melalui penciptaan di berbagai sektor usaha untuk mengurangi pengangguran yang berada di indonesia ini.
   
     Untuk menjadi seorang wirausaha bukanlah hal yang mudah ,seorang wirausaha harus mampu mengubah sesuatu menjadi lebih baik atau menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, atau berjiwa kreatif dan inovatif.

     Jadi ,pengusaha atau wirausahawan adalah seseorang yang menciptakan sebuah usaha atau bisnis yang dihadapkan dengan resiko dan ketidakpastian untuk memperoleh keuntungan dan mengembangkan bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan


Sumber : Buku Kewirausahaan "Membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda", Salemba Empat , Jakarta  (Universitas Mercu Buana)  

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail